jasa agregator musik gratis di indonesia

Pernahkah kamu mendengar istilah agregator musik gratis? Sepertinya istilah distributor musik lebih familiar. Agregator sendiri menjadi semakin populer setelah berkembangnya teknologi digital di dunia.

Pada mulanya pendistribusian musik memakai media fisik seperti vinyl, kaset tape dan CDyang dilakukan oleh distributor musik. Lantas, mulai bergeser ke bentuk digital. Pada akhirnya, permintaan akan rekaman album fisik semakin menurun.

Perkembangan teknologi membawa cara baru dalam menikmati lagu melalui platform streaming online seperti Spotify, Apple Music, Joox dan lain sebagainya. Agregator musik gratis berperan sebagai perantara bagi musisi untuk mengakses platform tersebut.

Perkembangan teknologi membawa banyak perubahan di masyarakat, termasuk dalam cara menikmati musik. Sehingga memunculkan peran baru agregator yang menjadi perantara antara musisi dengan toko digital atau platform streaming online.

Peran baru tersebut membantu mendistribusikan karya cipta lagu dan musik melalui media digital. Berbeda dengan distributor biasa yang melakukannya melalui media fisik seperti CD.Supaya lebih paham, yuk simak pembahasannya di bawah ini.

Mengenal Pengertian Agregator Musik Adalah

Kamu pasti tahu kan jika zaman dahulu cara menikmati lagu ialah dengan mendengarkannya melalui vinyl, kaset tape atau CD? Masyarakat akan membeli album fisik lantas memutarnya memakai vinyl record, tape recorder atau CD player.

Kamu wajib tahu kalau album rekaman fisik sempat mengalami masa kejayaan tatkala tahun 1990-an. Pada masa itu, para musisi memperoleh pemasukan melalui royalti. Besarannya bervariasi dan menyesuaikan banyaknya album yang terjual. 

Keuntungan dari penjualan album akan dibagi untuk label dan musisi. Belum ada pihak agregator musik gratis. Untuk besaran pembagiannya diatur oleh masing-masing label. Pada masa itu, album fisik original begitu diminati oleh masyarakat.

Namun, semenjak berkembangnya teknologi, lantas semakin marak pembajakan karya. Jadi, mulai banyak pihak menjual album fisik bajakan. Miris sekali ya karena masyarakat justru berminat dengan barang bajakan. 

Selain itu, masyarakat mulai memilih mengunduh lagu secara ilegal melalui internet. Pada akhirnya minat terhadap album fisik original terus menurun. Sehingga, pendapatan yang diperoleh label maupun musisi menjadi berkurang.

Seiring berkembangnya media digital, kemudian muncul beragam toko digital dan platform streaming online yang menyediakan lagu secara legal untuk diakses masyarakat. Hal tersebut yang mendorong munculnya agregator musik gratis.

Kalau sebelumnya masyarakat mengakses lagu secara ilegal di internet, kini mereka bisa mendapatkannya dengan legal. Lagu yang tampil dalam platform streaming online sudah melewati tahap kerja sama dengan musisinya.

Akan tetapi, seorang musisi tidak bisa langsung bekerja sama dengan platform streaming online. Dibutuhkan pihak perantara yang mengurusnya secara detail. Biasanya label besar yang akan mengakses platform untuk musisi di bawah naungannya. 

Lantas bagaimana dengan musisi yang tidak tergabung dalam suatu label besar? Tentu memerlukan perantara lain yakni agregator. Tetapi, sudahkah kamu tahu siapa pihak tersebut?

Agregator musik adalah perantara bagi musisi untuk menjual lagu mereka melalui cara online dalam jangkauan luas. Bahkan mampu sampai ke tingkat internasional. Pihak ini akan menghubungkan musisi dengan beragam toko online di dunia.

Akan tetapi, tugasnya bukan itu saja. Pihak tersebut juga akan mengelola pemasaran musisi dan karyanya di toko online. Sehingga musisi hanya perlu menyerahkan segala urusan distribusi karya digital ke pihak tersebut.

Pihak tersebut juga terhubung dengan beragam media sosial, website artis, sampai aplikasi ponsel. Pada intinya, akan mengatur seluruh hal yang berkaitan dengan distribusi lagu di media digital.

Agregator musik gratis mampu menjadi wadah bagi seluruh musisi yang ingin membagikan karyanya. Terutama untuk musisi baru atau independen. Sebab, umumnya mereka kesulitan tatkala hendak mengenalkan karyanya ke publik. 

Kalau misalnya kamu tertarik menjadi musisi independen, maka perlu mengenal agregator. Jadi, nantinya bisa mengandalkan pihak tersebut dalam hal distribusi karya digital secara mudah dan cepat.

Mengetahui Cara Menjadi Agregator Musik

Bukan hal mudah jika ingin menjadi seorang agregator. Namun bukan berarti mustahil juga. Kalau misalnya kamu berminat terjun di bidang ini, ada beberapa hal yang wajib kamu persiapkan. 

  • Mempelajari Hak Cipta

Cara menjadi agregator musik yang utama ialah mempelajari hak cipta terlebih dahulu. Kamu wajib memahami undang-undang yang mengatur mengenai hak cipta, royalti dan aturan distribusinya. 

Sehingga, nantinya bisa membuat perjanjian dengan musisi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jangan sampai membuat perjanjian yang menyalahi aturan meskipun terasa menguntungkan.

  • Mempelajari Aturan dari Setiap Platform Streaming Online

Untuk menjadi agregator musik gratis, kamu juga perlu mempelajari aturan dari setiap platform streaming online yang hendak dituju. Misalnya saja iTunes. Kamu perlu mengetahui bagaimana cara mendistribusikan musik disana.

Setiap platform pasti memberikan aturan berbeda. Misalnya mengenai format file audionya berupa apa, file yang perlu disetorkan apa saja, dan lain sebagainya. Jadi perlu mempelajari platform satu per satu.

  • Membantu Musisi untuk Promosi

Tidak berhenti sampai disitu, tugasmu bukan hanya distribusi namun juga promosi. Kamu wajib membantu musisi untuk promosi melalui cara digital. Misalnya menggunakan sosial media.

  • Mengatur Besaran Royalti

Tidak lupa mengatur besaran royalti dan pembayarannya. Buatlah sistem pembayaran royalti yang mudah diakses oleh musisi sehingga mereka merasa nyaman. Jangan menerapkan cara rumit dalam pencairan royalti.

Peran dari Agregator Musik Terbaik

Tahukah kamu mengenai proses penciptaan sebuah musik atau lagu? Proses tersebut memerlukan peran sejumlah pihak, misalnya pencipta lagu, produser rekaman hingga penyanyi. Namun, banyak orang yang mampu melakukan semuanya sendirian.

Jadi, pada mulanya lagu diciptakan, meliputi irama atau musik dan liriknya. Lantas, lagu akan dinyanyikan oleh seorang penyanyi sembari direkam. Sementara produser bertugas memandu proses tersebut. Pada tahap ini belum memerlukan peran agregator musik gratis.

Perlu kamu tahu jika di zaman dahulu musisi memerlukan peran label rekaman untuk memproses suatu lagu. Label rekaman akan mengatur semuanya mulai dari penciptaan lagu sampai perekaman.

Label rekaman sendiri mempunyai dua jenis, yakni major label dan independent label. Major label merupakan sebuah perusahaan besar yang umumnya menaungi banyak musisi. Perusahaan semacam ini mempunyai kemampuan dalam mengenalkan musisinya ke publik.

Bukan hanya dikenalkan ke masyarakat tanah air, namun juga masyarakat internasional di luar negeri. Major label juga mempromosikan musisinya melalui media massa misalnya media cetak, media elektronik atau multimedia.

Major label ini mempunyai kendali penuh atas artisnya. Mulai dari pemilihan lagu, konsep rekaman dan lain sebagainya. Jadi, para artis tidak memperoleh kuasa untuk menentukan sendiri warna musik mereka.

Sementara independent label lebih membebaskan artisnya untuk berkreasi. Artis di bawah naungan independent label boleh memilih sendiri lagu yang hendak dinyanyikan. Hal ini sangat berbeda dengan major label yang lebih mengutamakan profit.

Setelah teknologi digital berkembang, muncul beragam toko digital atau platform streaming online. Misalnya saja iTunes, Apple Music, Spotify, Joox dan lain sebagainya. Akan tetapi, tidak semua musisi mampu mengaksesnya meskipun berada di bawah naungan sebuah label.

Alasannya ialah jangkauan toko digital yang begitu luas sampai ke seluruh dunia. Sehingga cukup sulit untuk membangun kerja sama dengan musisi yang ingin mengunggah karya cipta musiknya.

Disinilah peran agregator musik gratis diperlukan. Pihak tersebut menjadi perantara antara toko digital dengan musisi untuk membangun sebuah kerja sama. Dapat dikatakan bahwa pihak tersebut merupakan penyedia jasa.

Pihak tersebut bisa berbentuk sebuah badan usaha atau perseorangan dengan aktivitas jasa mendistribusikan karya ke toko digital. Sebenarnya, kebanyakan pihak ini membebankan biaya jasa atas para musisi.

Jadi, bisa dianggap bahwa agregator musik terbaik adalah pelaku usaha. Sementara musisi merupakan konsumennya. Akan tetapi, seperti yang kamu tahu, ada banyak pihak yang memberikan layanan jasa tanpa adanya biaya.

Peran agregator tidak terbatas pada distribusi saja. Namun juga mengelola hak cipta, mengubah bentuk fisik musik ke bentuk digital, mengubah bentuk digital ke format yang ditentukan oleh masing-masing toko digital dan mengatur pemasaran di toko digital.

Ada cukup banyak tugas yang dimiliki oleh agregator musik gratis. Kerja sama antara pihak ini dengan musisi umumnya diatur dalam sebuah perjanjian. Jadi, kedua belah pihak perlu menyepakati isi perjanjian.

Perjanjian tersebut yang nantinya menjadi landasan hukum dalam bertindak. Perjanjian tersebut mengikat agregator dengan pencipta atau pemegang hak cipta, misalnya saja label rekaman.

Ini Cara Daftar Agregator Musik

Ketika kamu punya karya lagu, tentu akan sayang jika hanya disimpan untuk diri sendiri. Jauh lebih menguntungkan jika menayangkannya di sejumlah platform online seperti Spotify, Joox, Langit Musik, Apple Music, iTunes, Deezer atau mungkin TikTok.

Kamu akan memerlukan perantara agregator musik gratis jika ingin menayangkan karya. Namun kalau misalnya punya cukup dana, memilih agregator yang berbayar juga tidak masalah.

Sebelum menghubungi pihak jasa terkait, ada sejumlah hal yang perlu lakukan. Karena agregator hanya bertugas sebagai perantara bukan ikut membantu dalam proses perekaman musik. Ikuti saja panduan untuk mendaftarkan karya di agregator berikut ini.

  • Menyiapkan Audio Lagu

Langkah pertama kamu perlu menyiapkan audio lagu terlebih dahulu. Biasanya format yang ditetapkan ialah WAV. Untuk proses perekaman boleh kamu lakukan di mana saja, misalnya di studio.

  • Siapkan Juga Art-Cover untuk Sampul Album

Langkah kedua, siapkan juga art-cover atau gambar dalam bentuk persegi sebagai sampul album atau lagu. Art cover ini tidak disediakan oleh agregator musik gratis, jadi kamu harus buat sendiri. Pastikan resolusinya cukup tinggi.

  • Cari Agregator

Kalau sudah menyiapkan file audio dan art-cover, berikutnya cari agregator yang kamu kehendaki. Apakah mau memilih jasa dari dalam negeri atau luar negeri, semuanya bebas dilakukan.

Jika ingin lebih hemat dana maka bisa memilih agregator musik gratis. Kamu bisa memperoleh beragam layanan tanpa perlu membayar biaya. Jadi terbilang cukup menguntungkan.

  • Mengirim File ke Pihak Jasa

Lanjutkan prosesnya dengan mengirim file ke pihak jasa terkait. Kamu bisa menghubungi pihak terkait mengenai cara pengiriman file. Apakah melalui email, website, atau cara lain. Tanyakan juga apakah perlu melakukan log in jika mengirim melalui website.

  • Mengirimkan Bukti Transfer Pembayaran

Kalau memilih jasa yang berbayar, lanjutkan cara daftar agregator musik dengan mengirimkan bukti transfer pembayaran. Biasanya, pihak terkait akan mengonfirmasi pembayaran sebelum melanjutkan proses penayangan lagu di platform online.

  • Menunggu Penayangan Lagu

Langkah terakhir adalah menunggu dalam beberapa waktu hingga lagu tayang di platform. Kamu bisa bertanya ke agregator musik gratis mengenai waktu tunggu umumnya berapa lama.

Daftar Agregator Musik yang Perlu Diketahui

Kamu sudah membaca beragam informasi mengenai agregator. Sekarang, mari mengamati beberapa pihak yang bisa membantu kamu dalam distribusi musik secara digital seperti di Spotify, Deezer, iTunes dan lain sebagainya.

  • BAB Music

Alih-alih memakai agregator musik gratis, apakah kamu justru berminat merilis sendiri karya ke platform? Kalau misalnya ingin mencoba pengalaman semacam itu, coba saja memilih BAB Music. BABMUSIC.ID menyediakan layanan self service di dalam satu aplikasi website.

Jadi, musisi bisa merilis karyanya secara mandiri dalam cara mudah dan tentu saja cepat. Kira-kira hanya perlu waktu 5 menit untuk melakukannya. Apa saja agregator yang dipilih, semuanya punya kelebihan dan kelemahan masing-masing.

  • Tunecore

Pertama, ada Tunecore. Tunecore ini adalah salah satu daftar agregator musik yang berasal dari New York. Jasa ini sudah cukup populer di kalangan artis internasional.

  • Jualmusik

Rekomendasi kedua ada Jualmusik. Kalau jasa ini asalnya dari Indonesia namun bisa melayani distribusi ke beragam platform. Sebut saja Spotify, iTunes, Youtube Music, dan lain sebagainya. 

Jasa ini bukan termasuk agregator musik gratis. akan tetapi, biaya jasanya sangat murah. Tarifnya dimulai dari Rp. 65.000 untuk singel album. Biaya tersebut sudah termasuk layanan copyright Youtube untuk musisi Indonesia.

  • Netrilis

Kalau kamu pecinta produk dalam negeri, masih ada jasa yang berasal dari Indonesia, yakni Netrilis. Netrilis ini mempunyai sifat independen dan berasal dari Yogyakarta. Biaya jasanya juga tergolong murah.

Kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebanyak Rp 75.000. Sebagai musisi Indonesia, tidak ada salahnya mengandalkan jasa dari tanah air. Apalagi jika memang kualitasnya sudah terbukti bagus.

  • Dope Stereo

Apakah kamu mencari agregator musik gratis tanpa bayar sama sekali? Kalau seperti itu,rekomendasinya ialah Dope Stereo. Publikasikan saja karyamu ke platform digital seperti Spotify secara bebas dan gratis.

Melalui Dope Stereo, bisa mengunggah karya ke Spotify, Deezer, Apple Music, Joox, Tidal, Youtube Music, Amazon Music, Soundcloud dan lain-lain. dope Stereo ini berasal dari Indonesia jadi akan lebih nyaman untuk menjalin kerja sama.

Meskipun Dope Stereo adalah agregator musik gratis, pihak tersebut akan membantu distribusi karya sampai sukses. Jangan khawatir hanya karena tidak perlu membayar biaya jasa.

Kamu akan memperoleh layanan konsultasi, promosi bahkan sampai pencairan pendapatan dari musik. Semuanya sungguh tanpa biaya sama sekali. Sangat menarik karena Dope Stereo sangat membantu para penyanyi untuk tampil di platform digital di seluruh dunia.

Layanan dari Agregator Musik Digital

Secara umum, agregator musik bertugas untuk mendistribusikan karya musik melalui media digital. Namun di samping itu, masih ada sejumlah layanan lain yang biasanya juga ikut ditawarkan.

Layanan utama agregator musik digital ialah mendistribusikan musik ke platform layanan streaming dan toko digital. Sudah kami sebutkan beberapa kali mengenali platform tersebut seperti Spotify, Joox, dan lain sebagainya.

Sebuah lagu tentu tidak hanya ditayangkan di platform tanpa ada tindak lanjut. Akan disajikan laporan analisis kepada musisi mengenai kinerja musik yang sudah didistribusikan. Jadi bisa mengetahui perkembangannya di platform.

Melalui agregator musik gratis, musisi bisa memperoleh royalti dari pemakaian musiknya di beragam media seperti TV dan film. Lantas akan memperoleh lisensi dan terdaftar dalam organisasi penerbitan hak cipta.

Kemudian, biasanya agregator akan membantu mengurus media sosial musisi untuk promosi digital. Jadi, pihak tersebut bukan sekedar membantu menayangkan karya di platform. Namun juga menarik minat audiens supaya mendengarkannya.

Agregator musik gratis menyediakan layanan penarikan royalti yang mudah bagi musisi. Namun hal ini bergantung pada kebijakan masing-masing penyedia jasa publisher. Misalnya saja penarikan melalui PayPal. 

Karena merupakan penyedia jasa, umumnya agregator menyediakan layanan konsumen hingga 24 jam. Sehingga apabila ada pertanyaan atau keluhan bisa segera diatasi. Umumnya, cara menghubungi pihak terkait ialah melalui email atau telepon.

Pada zaman dahulu, perilisan karya musik masih memakai bentuk fisik seperti vinyl, kaset tape dan CD. Namun sekarang ini distribusinya lebih fokus ke platform streaming online menggunakan jasa agregator musik gratis.

Scroll to Top